mmm....aku sih lebih seneng bilang ta'aruf tapi ternyata ta'aruf punya beda arti juga dengan pacaran...
okeh..saya pernah baca tentang Note seorang muslim.
kebetulan dari banyak nya komen yg membahas ta'aruf dan pacaran, saya terpanah dengan sebuah komen dari saudara Donny Arief Bin ImanSutikno.
Dia membahas pacaran sesuai islam dan sesuai dengan hati wanita...
check it out
Beliau mengatakan :
Donny Arief Bin ImanSutikno sebenarnya, pacaran itu adalah kegiatan dengan tujuan bagus yang disalah gunakan. Intinya sama dengan yang kalian bilang itu(*ta'aruf), ingin mengenal lebih jauh calon pendamping kita nantinya, baik dia dan keluarganya. Kita butuh waktu untuk mempelajari calon pasangan sepaham2nya, dan mengusahakan kecocokan jika belum ada. Dan itu bisa jadi memerlukan waktu yang tidak sebentar.
Kalau kita mau menghargai keperawanan seorang wanita, sepertinya tidak pantas kita memulai mencari/mempelajari kecocokan setelah menikah. Walau sekalipun bercerai itu diperbolehkan, tapi hargailah kesucian wanita.
Pacaran itu bisa dilakukan dengan cara yang Islami, bisa juga dengan mengikuti nafsu syaitan. Tergantung yang menjalani mau pilih yang mana. Sama seperti membaca buku, ada yang haram (jika yang dibaca porno dsb) ada yang halal.
Contoh pacaran yang baik adalah: Minta izin kepada orang tua masing2 pihak, tidak berduaan (baik ditempat maupun bpergian) tanpa muhrim si cewe, dan tidak pernah bersentuhan. Jika selama ini kita liat/tahu pacaran tidak dilakukan seperti yang saya sebutkan tadi, maka itulah pacaran yang haram. Tapi tetap ada pacaran yang halal.
kalau melalui tunangan saya rasa masih ada hambatan, salah satunya selain dana adalah bisa menimbulkan malu dan fitnah jika membatalkan sesuatu perjanjian yang pernah dibuat atau diresmikan dimuka umum.
Ada keuntungan pacaran (yg halal) menurut saya: Secara individu kita bisa melatih menahan hawa nafsu ditempat dan pada orang yang tidak boleh. Bisa dilihat kesetian kedua pihak walaupun tanpa ikatan resmi apapun, hanya janji. Bisa dilihat keseriusan kedua pihak memegang teguh tujuan pacaran tanpa mengharap pamrih yang mendekati zina.
So, semua itu tergantung gimana kalian menyerap ilmu nya.
Ada yg kurang paham, atau paham sekali, atau malah sangat paham hingga banyak asumsi ini itu.
Its all about you're heart..
yakin lah pada keyakinan mu :)
semua boleh berpendapat, dan saya juga hati saya pun juga boleh berpendapat. ^^
Ini wajib untuk semua KASKUSER! 




















