Selasa, 10 Mei 2011

Indigo - part 1

Semalam aku lihat trid tentang komunitas indigo -__-'
tulisan didalamnya singkat tapi menohok
"kesulitan buat kita berkomunikasi dengan orang normal pada kebanyakan"


langsung teringat kalo 3 teman ku pernah bilang if Dhi....ure Indigo
WTH -___-'
rasanya kata2 itu berarti "aku lain" "aku autis" "aku insane"
Hell.....noooo T__T


langsung browsing tentang anak indigo....
Indigo dewasa...dll


tapi yg paling aku suka ternyata tulisan dibawah ini:

Istilah indigo berasal dari bahasa Spanyol yang berarti nila. Warna ini merupakan kombinasi warna biru dengan ungu. Warna-warna tersebut diidentifikasi lewat cakra di tubuh. "Letak indigo ada di kening, persisnya antara cakra leher yang berwarna biru dengan cakra puncak kepala yang berwarna ungu,"

Orang awam dapat mengidentifikasi indigo ini berdasarkan ciri sbb:
-Suka berbicara sendiri
-Dapat melihat masa lalu dan masa depan
-Cenderung lebih matang dari usianya (dapat menangkap perasaan, kemauan dan pikiran orang lain) 
-Kecerdasan di atas rata-rata: mampu melakukan hal-hal yang bahkan belum pernah dipelajari sebelumnya.

Namun ada ciri spesifik yang harus dipastikan dalam menentukan apakah individu tsb indigo atau tidak, yakni:Memiliki aura berwarna nila (berdasarkan hasil foto aura) 
Memiliki kemampuan spiritual bawaan: mengetahui sesuatu yang berada di luar kemampuan sensorinya (ESP: Extra Sensory Perception) 
Anak indigo biasanya banyak bertanya, dan orangtuanya akan kewalahan menjawab. Umpamanya, kenapa harus begini, kenapa harus begitu. Dia akan merasa heran untuk beberapa hal, yang dirasa tak masuk akal. Seringkali bersikap non-kompromistis terhadap segala sesuatu yang dinilainya bersifat pemaksaan

Disebabkan ada ciri spesifik yang harus dipastikan, seperti tercantum di atas, then how to assess?
Foto Aura
Observasi dan Wawancara: terkait dengan penggalian pola pikir, sikap2 dewasa (kebijaksanaan) dan pengalaman2 spiritual atau kemampuan ESPnya

Jika dari ciri2 tsb di atas, such: suka berbicara sendiri, merupakan ciri2 abnormalitas, apakah indigo masuk kriteria diagnostik?
Istilah Indigo tidak terdapat pada DSM IV (Diagnostic N Statistical Manual for Mental Disorder), ataupun ICD-10 (Psikiatri). SHg Indigo tidak dapat dianggap sbg ‘penyakit’

Maka harus dapat dibedakan antara indigo dengan kriteria2 lain, seperti:
Jika salah satu ciri indigo adalah Suka berbicara sendiri, hal ini tidak berarti bahwa anak indigo sama dengan Autisme, pun bukan childhood onset of schizophrenia
Jika salah satu ciri indigo adalah Aktif dan cenderung ‘tidak bisa diam’, pemberontak. Hal ini tidak berarti bahwa anak indigo sama dengan Hiperaktif atau ADHD
Jika salah satu ciri indigo adalah Cerdas, dapat mengerjakan berbagai hal yang belum pernah diajarkan. Hal ini tidak serta merta menjadikan anak indigo ke dalam kriteria anak2 Gifted or Talented.

Nah, kira2 demikian penjelasan singkatnya.

Kemudian, yang menarik untuk dipaparkan adalah terkait bukti2, bahwa terdapat dilema yang terjadi pada diri individu indigo:
Secara Kognisi: ada ‘jarak’ antara kemampuan intuisinya yang luar biasa dalam hal mempersepsikan dunia – dengan – ‘pengalaman pahit’ yang harus dialaminya atas ketidakadilan yang ditemui/dirasakan dari lingkungannya. Hal ini menimbulkan ‘rasa sakit’ dan perasaan tidak nyaman terhadap dirinya sendiri, merasa ‘tidak utuh’ (Un-Fullness).
Disebabkan sering berfikir tentang hal2 yang berada di luar kewajaran, terkadang anak indigo menjadi sakit secara fisik, tertekan, represi ke alam mimpi >> terjadi mimpi buruk >> kemudian timbul reaksi2 fisiologis yang tidak sehat
Selain itu, dengan kelebihan yang dimiliki, cenderung membuat anak menjadi tidak realistis dan malas. "Kalau mereka konsentrasi dengan memusatkan energi, mereka bisa membayangkan soal-soal yang akan keluar dalam ujian. Ini bisa membuat mereka jadi malas belajar."

Lantas, apa yang bisa dilakukan terhadap mereka?
After-school programs: Mengulang pelajaran di sekolah, secara individual. Utamanya bagi mereka2 yang tidak bisa melibatkan diri dalam proses KBM di sekolah.

Konseling individual terkait dengan kesulitan-kesulitan yang ditemui selama di sekolah, juga dapat dilakukan.
Konseling: Pendekatan kognitif, ditekankan pada aspek pengalaman-pengalaman spiritual atau ‘pengalaman ajaib’ yang dialaminya. Sebab, mereka sering merasa tidak berada di bumi (‘out of place in this world’)
Medication: ada dugaan bahwa dalam sistem limbik otak, terutama neurotransmiternya, terganggu.
Dirikan semacam perkumpulan bagi para indigo yang ‘petualang spiritual’: sebagai tempat berdiskusi, belajar bersama, dan sharing ide-ide atau sebagai tempat ‘penyembuhan diri’ (healing)
Memfasilitasi ‘proses teurapeutic’ bagi anak, utamanya terkait dengan kemampuan spiritual si anak, sehingga potensi-potensi luar biasa yang dimiliki oleh anak indigo ini dapat mengarahkan perilaku-perilakunya pada hal-hal positif saja.
Jembatani ‘jurang’ yang dimiliki anak indigo. ‘Jurang’ ini berupa: kemampuannya mempersepsikan dunia secara intuitif dan ‘luar biasa’, namun di sisi lain mereka juga merasakan ‘sakit’ dan ‘pahit’ akibat banyaknya ketidakadilan/ketidakberesan dari dunia di sekitar mereka. Proses ‘healing’ (pen-jembatan-an) ini akan secara perlahan mengurangi (bahkan menghilangkan) ‘rasa sakit’ atau ‘rasa tidak nyaman’ anak indigo terhadap kemampuan yang mereka miliki. Serta izinkan anak-anak ini memiliki ‘ruang’ bagi hidupnya, agar bermakna dan memiliki tujuan yang positif.
Kekuatan yang mereka miliki agar bisa diarahkan ke hal-hal yang positif (kemanusiaan, misal: u/ penyembuhan, pengambilan keputusan penting di masa depan, dll). FYI, di Amerika, individu2 indigo 'dimanfaatkan' untuk membantu negara.
Penting untuk diingat: agar tidak mengkomersialisasikan anak indigo ini dalam bentuk apapun, guna mencegah beban psikologis dan beban sosial pada diri anak.
Untuk mengurangi ‘ketersiksaan’ anak atas kelebihan yang dimilikinya, terkadang penting pula untuk "menormalkan" anak-anak berdaya lebih ini. Dapat dilakukan dengan cara “menumpulkan" kemampuan si anak: orang tua dapat memberi pengertian bahwa apa yang diketahui si anak itu semata-mata faktor kebetulan.

Last,

Anak-anak indigo pada dasarnya seumur hidup akan indigo terus (berkembang menjadi 'indigo dewasa'). Di usia anak-anak, mereka kerap "berontak". Tapi ketika dewasa, karena sudah bisa menyesuaikan diri, sikap pemberontakannya berkurang. *semoga saja
“Pendampingan" terhadap anak indigo sangat diutamakan, agar mereka bisa tumbuh secara wajar.

Contoh pada indigo dewasa yang saya temui tsb, ternyata saat ditanyakan 'apakah capek dengan kemampuan luar biasa yang dimilikinya? dan apakah ingin menghilangkannya?' Jawabannya adalah 'YA! Tapi mau bagaimana lagi, ya dijalani saja'

---
“Seorang anak harus tahu bahwa ia adalah keajaiban, sebuah mukjizat yang belum pernah ada sejak kejadian bumi, dan sampaiakhir zaman bahwa takkan ada anak lain yang seperti ia.”
~Pablo Casals~


Terimakasih untuk ibu Rena Latifa (*ibu dosen psycology)

Minggu, 08 Mei 2011

what exactly is the meaning of family?

Saat Bahagia - Ungu ft Andien


Intro: C Em F G# C Dm G C C7
F      Fm   Em
saat bahagiaku
Am
duduk berdua denganmu
Dm       Fm      C
hanyalah bersamamu
F        Fm      Em
Mungkin aku terlajur
Am        Dm
Tak sanggup jauh dari dirimu
G
Ku ingin engkau selalu
chorus:
C
tuk jadi milikku
Am
Ku ingin engkau mampu
Dm               G
Ku ingin engkau selalu bisa
C            Am
Temani diriku sampai akhir hayatmu
Dm              Fm
Meskipun itu hanya terucap
Em        Am
Dari mulutmu uuu..
Em             Am
Dari dirimu yang terlanjur mampu
Dm               G
Bahagiakan aku hingga ujung waktuku Selalu
C Em F G# C Dm G C C7
F       Fm           Em
Seribu jalanpun ku nanti
Am         Dm
Bila berdua dengan dirimu
Fm      C
Melangkah bersamamu
F        Fm           Em
Ku yakin tak ada satupun
Am         Dm
Yang mampu merubah rasaku untukmu
G
Ku ingin engkau selalu
chorus:
C
tuk jadi milikku
Am
Ku ingin engkau mampu
Dm               G
Ku ingin engkau selalu bisa
C            Am
Temani diriku sampai akhir hayatmu
Dm              Fm
Meskipun itu hanya terucap
Em        Am
Dari mulutmu uuu..
Em             Am
Dari dirimu yang terlanjur mampu
Dm               G
Bahagiakan aku hingga ujung waktuku selalu
F Fm C A Dm G C C7
F        Fm      Em
Mungkin aku terlajur
Am        Dm
Tak sanggup jauh dari dirimu
G
Ku ingin engkau selalu
G A
D
tuk jadi milikku
Bm
Ku ingin engkau mampu
Em               A
Ku ingin engkau selalu bisa
D            Bm
Temani diriku sampai akhir hayatmu
Em              Gm
Meskipun itu hanya terucap
F#m       Bm
Dari mulutmu uuu..
F#m            B
Dari dirimu yang terlanjur mampu
Em               A
Bahagiakan aku hingga ujung waktuku selalu
D F#m G A#
D Em A 4x D



*06-07 Mei 2011*